KPU BOLMONG IKUTI SEMINAR INTERNATIONAL WOMEN
Bolmong, kab-bolaangmongondow.kpu.go.id - KPU Bolmong menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kesetaraan gender dengan KPU Bolmong berpartisipasi aktif dalam seminar nasional dalam rangka memperingati International Women’s Day. Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Peran Perempuan dalam Proses Elektoral sebagai Pilar Demokrasi Substantif” ini diselenggarakan oleh KPU Republik Indonesia pada Kamis (12/03). Mengingat jangkauannya yang luas, acara ini dilaksanakan secara hybrid, menghubungkan para penyelenggara pemilu dari tingkat pusat hingga KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh penjuru Indonesia.
Anggota KPU RI, Iffa Rosita, menegaskan bahwa posisi perempuan dalam demokrasi Indonesia sangatlah strategis dan tidak dapat dipandang sebelah mata. Dengan proporsi pemilih perempuan yang mencapai sekitar 50 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT), perempuan sejatinya adalah aktor utama sekaligus subjek penentu arah masa depan bangsa. Kehadiran mereka di bilik suara bukan hanya tentang partisipasi kuantitatif, melainkan kekuatan besar yang mampu menentukan kualitas kepemimpinan dan kebijakan publik. Oleh karena itu, penguatan peran perempuan dalam proses elektoral menjadi mutlak diperlukan agar potensi besar ini bertransformasi menjadi energi positif bagi terciptanya demokrasi yang lebih inklusif dan substansial.
Seminar ini tidak sekadar menjadi seremonial tahunan, melainkan menjadi momentum krusial dalam memperkokoh pemahaman kolektif mengenai peran strategis perempuan di panggung politik. Dengan memosisikan perempuan sebagai pilar utama—baik dalam peran sebagai pemilih yang cerdas, penyelenggara yang berintegritas, maupun peserta pemilu yang kompetitif—ekosistem demokrasi Indonesia akan menjadi jauh lebih seimbang.
Harapan besarnya, melalui penguatan kapasitas dan edukasi yang dilakukan secara konsisten ini, akan lahir lonjakan partisipasi serta representasi perempuan yang nyata. Hal ini bukan hanya tentang memenuhi angka keterwakilan, tetapi tentang memastikan bahwa setiap suara dan perspektif perempuan hadir untuk mewarnai setiap kebijakan demi kemajuan demokrasi di Indonesia.